Jumat, 29 Januari 2016

Asa

Ada beberapa definisi dalam hidup yang tak mampu ku utarakan.
Ada beberapa premis tentang asa yang memunculkan semangat.
Ada pula contoh dari kehidupan yang mendekat pada wujudnya.

Aku belum tahu pasti tentang skenario yang sedang berjalan ini.
Aku belum ingat lagi kapan terakhir kali mensyukuri semua yang ada.
Aku belum begitu memahami mengapa lalai dengan mudahnya hinggap pada jiwa ini.

Keluhan yang selama ini terucap, membuat malu perangaiku.
Kiasan setiap permasalahan ditata dengan begitu apiknya,
Sedang hati ini sibuk untuk menampiknya.

Gelisah itu telah berakar menjadi sikap acuh,
yang hampir saja termakan oleh buruknya pikiran.
Rasa malas akan kebenaran yang ada,
seakan mempercepat busuknya hati yang telah terlindungi.

Perlu beberapa saat agar bisa pulih kembali.
Perlu ke ikhlasan hati agar dapat kembali.
Share:

2 komentar:

  1. Selalu suka sama puisi kontemporer ajeng, meskipun hampir kebanyakan otak Bintang nggak pernah nyampe sama apa yang dimaksud. Tapi suka. Lanjut ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi,thankyou bin! Aku sering buat sih, tapi udah jarang banget(malahan gak pernag) di posting lagi hehe.

      Hapus