Sabtu, 14 Februari 2015

Bayang Jingga

Aku hidup di masa Milenium. 
Bukan pada masa Dinasti Joseon atau Ming.
Hidup sebagai “Aku” disaat ini mungkin berbeda dengan “Aku” pada masa yang telah berlalu.
Aku hidup dengan kesendirian yang mendarah daging.
Aku hidup tanpa bisa melihat bersama siapa nanti aku akan bertahan hidup.
Bukan sebuah kepalsuan simbolik, tetapi sarat akan kepicikan duniawi.
Sudah kubilang, Aku hidup di abad Milenium.
Ku pikir akan berbeda rasanya, ketika hidup kembali di masa ini.
Di masa Joseon pun, aku hanya hidup dengan strata sosial yang mengikat. Bukan dari kalangan kerajaan, bahkan bangsawan.Hanya menjadi orang biasa.
Kalangan biasa yang hidup sendiri.
Bahkan hingga langit menertawakan ku.
Hingga pelangi berwarnakan kelabu. Hingga tak Ada lagi tameng untuk ku berlindung, aku akan tetap sendiri seperti ini. Di masa lalu, sekarang maupun masa depan…. Aku hanya akan hidup kembali seperti wujud asalku, namun berbeda kisah.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar